Login

Lupa password?

Like Facebook Fanspage
Latest topics
» Event Natal - Desember 2015 dan Tahun Baru.
by nandaxr Mon Nov 23, 2015 9:26 am

» Donasi Umum
by nandaxr Tue Nov 17, 2015 8:53 am

» Jadwal Update HadeGamer
by Admin Forum Wed Jul 15, 2015 10:56 pm

» VIP Access Donasi
by Admin Forum Tue Jul 14, 2015 5:17 pm

» Character Story Informations Center || Jake Sont
by Billgom Tue Jul 07, 2015 11:12 am

» VIP Dealership [ALL VIP]
by nandaxr Sun Jun 28, 2015 1:16 am

» Donasi Family
by nandaxr Sat Jun 27, 2015 11:32 pm

» Recruitment Transport Taxi Company|| Marcello Vannouvich
by Rivaldo05 Fri Jun 26, 2015 5:29 pm

» Request Cuty || Justin Hobbes ||
by MDF Tue Jun 02, 2015 8:09 am


Character Story Informations Center || Jake Sont

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Character Story Informations Center || Jake Sont

Post by SiJake on Sun Apr 05, 2015 11:30 pm

Jake Sone

This Is My Story

    Character Name: Jake Sont Origin: Italian Story:


Pada tanggal 27 September 1887 Di Turin (Italia) Terlahirlah buah hati dari pasangan Boniperti DelChristian & Gracia Victoria yang diberi nama "Jake Sont". Ini adalah kelahiran pertama dari pasangan tersebut di keluarga mereka yaitu keluarga Jake, mereka adalah pengusaha kaya yang mempunyai perusahaan yang bisa dibilang terkenal di Turin. Singkat cerita, Jake Sont adalah anak yang berpotensi cerdas di dalam bidang pelajaran tetapi dia mempunyai emosi yang tidak stabil, Dia selalu mendapatkan ranking dan hanya menyelesaikan sekolah dalam 10 Tahun. Dengan kepintarannya dia melanjutkan pendidikannya di Universitas Ternama di Italia dengan jurusan Hukum Jaksa. Dia dapat menyelesaikan pendidikannya pada saat dia berumur 22 Tahun. Setelah Lulus, Jake hanya mengikuti hobinya yang sangan gemar dengan mobil sport, dia meminta kepada Tukang service/Mekanik Mobil terpercaya keluarganya untuk mengajarinya tentang mesin agar dia dapat mengerti dan bisa memperbaiki mesin sendiri. Setelah dia memuaskan diri dengan hobinya selama 1 Tahun, dia pun diajak ayahnya untuk bekerja bersama ayahnya di perusahaan keluarga mereka untuk membantu pekerjaan ayahnya, Jake pun dengan senang hati bekerja di bagian manager.

Mulainya Masalah Besar

Setelah 1 Tahun Jake Bekerja di perusahaan keluarganya, dia mengikuti acara seminar yang diadakan ayahnya. Saat seminar berlangsung, ada seseorang misterius yang selalu mengintai gerak-gerik ayahnya, dia selalu mengikuti Ayahnya kemanapun Ayahnya pergi. dengan kecurigaan yang mendalam, Jake pun berusaha mengikuti orang misterius tersebut dan ketika orang itu lengah, Jake langsung memegang kedua tangan orang itu dengan erat lalu menyungkurkannya ke tanah. Ketika Jake melihat kembali orang itu dengan cermat ternyata ia adalah polisi yang menjaga keamanan seminar itu, Jake pun langsun meminta maaf kepada polisi itu, dengan wajah datar dan sifat yang dingin, polisi itu langsung meninggalkan tempat itu tanpa ada satu kata pun yang keluar dari mulut polisi itu. Tidak beberapa lama kemudian telfon Boniperti (Ayahnya) Berbunyi, Lalu ayahnya mengangkat telfon itu dan ternyata itu dari asisten kerja ayahnya yang mengabarkan bahwa data-data saham di berangkas ruangan ayahnnya hilang dengan posisi berangkas yang terbuka lebar. Dengan paniknya, Boniperti memanggil Jake dan mengajaknya ke mobil untuk segera pergi ke perusahaannya. Tetapi pada saat ingin keluar dari gedung pertemuan, polisi yang tadi dilihat oleh Jake muncul lagi untuk memeriksa kendaraan, Jake dan Ayahnya pun keluar dari mobil dan membiarkan polisi tersebut memeriksa keadaan mobil. Mereka berdua pun terkejut ketika melihat polisi keluar dari mobil mereka dengan membawa 2 Plastik kecil berisi ganja dan heroin, Polisi itu pun berkata, "Selesaikan ini pada di pengadilan dan mobil kami sita" Dengan berat hati Jake dan Ayahnya pulang dengan Menyewa taxi dan menyiapkan diri untuk sidang pengadilan. Jake dan Ayahnya pergi ke sidang pengadilan dengan membawa pengacara pribadi Ayahnya, Tetapi hasilnya Nihil Karena pihak lawan mempunyai bukti yang kuat, Boniperti pun terjerat hukuman penjara dengan kasus Pengedar dan Pemakai Narkoba. Tetapi ada sedikit kejanggalan di benak Jake, karena pada saat kejadian mereka duduk  berdua di mobil tetapi hanya Ayahnya saja yang terkena tuduhan itu. Dengan kepasrahan dan berat hati Ayahnya mendekam di penjara menggunakan baju tahanan. Jake yang pulang dari tempat sidang tersebut pun sangat sedih karena melihat dengan jelas Ayahnya dipenjara. Tidak lama kemudian datang para pengusaha lainnya yang membawa surat-surat berisi Hak kepemilikan perusahaan keluarga Alex, pada saat itu juga kepemilikan perusahaan tersebut berpindah tangan oleh sekelompok pengusaha lainnya. Jake pun langsung pergi ke tempat tahanan untuk menengok ayahnya dan menanyakan semua hal ini, ketika Jake sudah sampai dipenjara, tanpa basa-basi Jake langsung menanyakan kepada ayahnya mengapa semua ini bisa terjadi dan menimpa keluarganya. Boniperti pun menjawab, "Ini semua karena ada mafia yang mengincar ayah sejak kita mulai sukses, Ayah kenal salah satu mafia itu bernama Dong Joe yang pada saat itu menyamar jadi polisi yang memeriksa mobil kita, Jika kamu ingin membantu Ayah, kamu pergilah ke tempat adik ayah di San Fierro, Dia pernah bilang ke ayah dia sukses dan mudah mencari uang disana" Lalu dengan sedihnya Jake berkata "Baiklah ayah, apapun akan kulakukan demi keluargaku" Jake pun pulang beranjak pergi dari tempat tawanan untuk segera pulang untuk mengemas barang dan pergi ke rumah Adik Ayahnya itu. Setelah mengemas barang, iya langsung pergi ke bandara dan membeli tiket untuk penerbangan ke San Fierro. Dengan hati yang sedih dia pun meninggalkan Italia lalu pergi ke San Fierro.

Kehidupan Baru yang Melelahkan

Setelah menjalani perjalanan selama kurang lebih 12 jam, Jake pun sampai di bandara pada malam hari. Jake berusaha menghubungi pamannya (Adik Ayahnya) Tetapi tidak bisa karena nomornya tidak bisa di hubungi. Jake langsung mengirim pesan kepada Ibunya untuk menanyakan alat pamannya dan untuk mengabarkan bahwa ia sudah sampai di Bandara San Fierro. Setelah beberapa menit Jake menunggu, Akhirnya  Ibunya membalas pesan tersebut dan memberikan alamat pamannya kepada Jake. Tanpa menunggu lama, Jake langsung keluar dari bandara membawa tas dan koper yang ia bawa lalu mencari taxi di luar bandara

Setelah berjalan hampir 1 jam, Akhirnya Jake sampai ke rumah pamannya yang Bernama "Marley Witson" Tetapi pada saat ia sampai ke rumahnya, Iya sangat terkejut karena hal yang di ceritakan oleh ayahnya sangat bertolak belakang dengan apa yang dilihat Oleh Jake. Ternyata rumah yang dimiliki oleh Merilini sangat kecil dan kumuh, Tanpa menunda waktu Jake langsung mengetok rumah tersebut dan tidak beberapa lama keluar pria yang berpakaian kumuh dan berbau tidak sedap. Merilini pun mengajak Jake masuk ke rumah kecil tersebut dan menyuruhnya untuk istirahat, Tetapi karena merasa tertipu, Jake langsung menanyakan kepada Pamannya, Kenapa pamannya berbohong tentang kesuksesannya di San Fierro. Pamannya pun menjelaskan karena ia merasa gengsi kepada Ayahnya yang sukses sedangkan nasib yang kurang mujur menimpa pamannya sehingga tidak bisa sesukses Ayahnya. Jake pun menghiraukan Perkataan pamannya tersebut dan langsung beranjak ke kamar untuk segera beristirahat agar bisa mencari pekerjaan esok hari.

Berawal dari Semangat dan Kepintaran

Keesokan harinya Jake lekas bangun pagi dan bergegas mandi untuk mencari pekerjaan di San Fierro. Setelah selesai mandi dan sudah rapih, Jake merasakan dia melupakan sesuatu yang penting. Pada saat ingin mendaftarkan diri untuk menjadi hakim, Ternyata kekurangannya pun terungkap! Dia lupa membawa ijazah wisuda dia yang masih tertinggal di Italia. Dengan rasa sangat malu Steven pun meninggalkan tempat tersebut dan ingin kembali ke rumah pamannya. Tetapi pada saat jalan pulang, Iya melihat ada truk sampah yang melintas di depan matanya, Suatu inisiatif tiba-tiba muncul di benaknya, dengan cepat ia berlari lalu berteriak kepada pengendara truk sampah untuk meminta tumpangan agar bisa mendaftarkan kerja menjadi tukang sampah. Dalam perjalanan, Jake ikut membantu mengangkut sampah dan bekerja bersama tukang sampah tersebut, Jake dan tukang sampah itu langsung berkenalan. Ternayata nama Sweeper tersebut adalah Vabio Laksaith. Setelah hampir setengah hari, Georgy dan Jake menyelesaikan pekerjaan mereka dengan waktu yang relatif cepat, Georgy langsung mengantarkan Jake ke tempat bos Sweeper unuk mendaftarkan diri. lalu dengan sedikit tes mengemudi, Jake dengan mudahnya menyelesaikan tes itu dan resmi menjadi Sweeper.

Setelah hampir 1 Bulan, Bos dari Sweeper ini memberikan bonus lebih kepada Jake karena kinerjanya yang baik dan ternyata setiap malam Jake selalu memeriksa kondisi mobil dan memperbaiki mobil yang mengalami  sedikit kerusakan. Bos yang dikenal dengan nama Frank ini membawa Jake ke bengkel temannya yang bernama Brimo yaitu pengusaha bengkel yang sudah terkenal namanya. Brimo menyambut hangat kedatangan Frank dan Jake ke bengkelnya dan menanyakan apa tujuan mereka datang ke bengkel. Jake langsung berkata dia ingin mencari pekerjaan sebagai montir, dia bahkan sampai menunjukan keahliannya dalam pengetahuan mesin sebelum diminta. Akhirnya karena takjub dengan kemampuan Jake, Brimo langsung menerima Jake menjadi montir pribadinya

Sadness Behind the Happiness

Jake melanjutkan hidupnya dengan bekerja kepada Brimo, dia menjadi montir yang tekun dan sangat pintar dalam mengolah mesin. Karena sudah hampir 3 Bulan bekerja pada Brimo, dan Jake menceritakan semua alasan mengapa dia pindah ke San Fierro, Brimo menjadi iba karena mendengar semua itu. Berhubung Brimo sudah agak mengenal Jake dalam masa kerjannya dan kebetulan itu bertepatan tanggal 27 September 2014 yaitu ulang tahun Steven. Brimo memberikan hadiah rumah kepada Jake bekas peninggalan montir lamanya yang telah meninggal karena kecelakaan tunggal yang menimpa dirinya. Jake langsung pulang ke rumah pamannya dan mengemas barang-barang untuk di pindahkan ke rumah barunya tanpa pamit dan sepengetahuan pamannya.

Jake langsung bersantai dan menikmati hasil rumah hasil keringatnya sendiri, Pada saat dia menonton TV disana, Ia menemukan 1 Channel berita yang disiarkan langsung dari Italia. Ia melihat ada seorang petani yang sedang di sidang atas dasar pembunuhan berdarah dingin. Jake hanya tersenyum dan melecehkan petani itu. Setelah tidak beberapa lama, Jake mengambil buku tabungannya dan melihat isi tabungannya. Ternyata uang yang dia punya sudah lebih dari cukup untuk kembali ke italia dan bisa mentransfer uang untuk keluarganya disana. Dengan tidak sabar, Jake langsung menelfon ibunya dan segera mengabari bahwa iya sudah dapat uang untuk membantu keluarganya terutama ayahnya di Italia, tetapi ibunya menjawab dengan kata-kata yang tidak diharapkan Jake. Ibunya berkata bahwa ayahnya meninggal pagi ini pada saat mengambil mengambil jatah makan di penjara, dan yang lebih membuat Jake kesal adalah ternyata pembunuhnya adalah petani tersebut. Jake  langsung membanting handphone ke lantai dan meratapi kesedihannya atas meninggalnya ayahnya di balik kesenangan di hari ulang tahunnya yang ke 24

To Be Continued


Saya Jake Sont bersedia jika character saya dibanned account permanent karena copy-paste story

________________










Ko Nyo A:



KALEMPONG
avatar
SiJake

Jumlah posting : 3
Points : 9
Reputation : 0
Join date : 05.04.15

Kembali Ke Atas Go down

Re: Character Story Informations Center || Jake Sont

Post by Billgom on Tue Jul 07, 2015 11:12 am

Wah bagus storynya, Lanjutkan!!! Very Happy Very Happy Very Happy

________________










Chrackter Story:
Derino Seriano = Ck'ed (San Andreas Medical Department)
Traves Dalte = Ck'ed ! (SANews Produser)
Rasquel_Delante = Ck'ed  (Bigbos Street Bike Raccing II)
Achmad Rizky[/color] = Ck'Ed ( METRO TAXI COMPANY )
Stenly_Hansen = CK'ed ( Civilian )

Nicolas_Wiekk =ALIVE 



How Are you, ?

Sign,

-NICOLAS _ Wiekk


BUNUHLAH SEBELUM KAU DIBUNUH:

avatar
Billgom
Co Administrator
Co Administrator

Jumlah posting : 132
Points : 208
Reputation : 0
Join date : 04.03.15
Lokasi : East Blue

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik